yobit.net fastest cache premium yobit.net вход freewallet digifinex exchange

Free wallet

Free wallet sayesinde artık bitcoin ve litcoin ve altcoinlerin tümü için alım satım işlemleri yapabilirsiniz. Bitcon transfer işlemlerini free wallet app uygulaması ile kolayca yönetebilir sizde freewallet app sayesinde en kaliteli coinlerin alım satım ve transfer işlemlerini yapabilirsiniz.

RUU Permusikan Ditarik, Perjuangan Belum Usai Perlu Jalan Baru Perbaiki Tata Kelola Industri Musik

Jakarta, 19 Juni 2019 – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan pemerintah telah resmi mengeluarkan Rancangan Undang-undang (RUU) Permusikan dari daftar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) prioritas 2019. Langkah tersebut memadamkan kelanjutan RUU Permusikan yang naskah awalnya memuat banyak pasal bermasalah dan represif.
“Kami menyambut gembira langkah DPR yang mendengarkan aspirasi masyarakat luas dan akhirnya menarik RUU Permusikan dari daftar Prolegnas prioritas,” ujar Wendi Putranto dari Koalisi Nasional Tolak RUU Permusikan (KNTLRUUP) dalam pertemuan hari Selasa, 18 Juni 2019.
“Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyuarakan penolakan dan lebih dari 313.000 orang penanda tangan petisi. Ini menjadi preseden bahwa aspirasi masyarakat yang terorganisir dapat membuat perubahan,” kata Kartika Jahja, salah satu anggota KNTLRUUP.
Koalisi Seni Indonesia memandang polemik RUU Permusikan sebagai katarsis bagi para pemangku kepentingan industri musik nasional. “Perbaikan tata kelola industri mutlak diperlukan. Energi penolakan RUU Permusikan jangan sampai padam di sini, namun harus dikembangkan demi perubahan,” tutur Hafez Gumay, peneliti Koalisi Seni.
Namun, perjuangan untuk membenahi tata kelola industri musik belumlah usai. “Ini momentum untuk melanjutkan kolaborasi lintas pemangku kepentingan untuk memperbaiki tata kelola industri musik dan meningkatkan kesejahteraan para pelakunya. Kita perlu merintis jalan baru dalam memperbaiki tata kelola industri musik,” ucap Glenn Fredly, penggagas Kami Musik Indonesia (KAMI). “Ini sejalan dengan pesan Presiden Jokowi saat KAMI menyerahkan hasil Konferensi Musik Indonesia 2018.”

Tentang Koalisi Nasional Tolak RUU Permusikan
Koalisi Nasional Tolak RUU Permusikan (KNTLRUUP) dibentuk oleh praktisi musik Indonesia yang menolak RUU Permusikan untuk diundangkan. KNTLRUUP menemukan banyak sekali pasal-pasal bermasalah yang membatasi kebebasan proses kreasi para praktisi musik, berpotensi represif, mengabaikan praktek musik di luar kerangka industri, dan lain sebagainya.

Tentang Kami Musik Indonesia Kami Musik Indonesia (KAMI) adalah gerakan pegiat musik yang bertujuan memajukan ekosistem musik. KAMI melaksanakan Konferensi Musik Indonesia yang pertama pada 7-9 Maret 2018 di Ambon dengan fokus musik sebagai kekuatan baru ekonomi. Melibatkan beragam pemangku kepentingan industri musik, KAMI juga ingin menjadikan musik sebagai kekuatan industri kreatif Indonesia. KAMI 2018 menghasilkan 12 rencana aksi terkait ekosistem musik. Tahun ini, KAMI akan digelar pada November 2019 dengan fokus pada kurikulum, infrastruktur, dan pendataan musik.

Tentang Koalisi Seni Indonesia Koalisi Seni Indonesia bertujuan mendorong terwujudnya ekosistem seni yang lebih sehat. Untuk mencapainya, Koalisi Seni melakukan advokasi kebijakan dalam bidang seni budaya, mendorong terwujudnya dana abadi kesenian, serta memperkuat pengelolaan pengetahuan dan jaringan antara anggota organisasi. Kini Koalisi Seni beranggotakan lebih dari 225 organisasi dan individu yang bergerak dalam bidang seni budaya di 19 provinsi Indonesia, dan jumlahnya akan terus bertambah.

Untuk keterangan lebih lanjut, hubungi: Wendi Putranto, Koalisi Nasional Tolak RUU Permusikan | 081382725474 | wenzrawk@gmail.com Bunga Manggiasih, Spesialis Komunikasi Program Ekosistem Musik | bunga.m@koalisiseni.or.id, 081389822640

  • Share post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *