yobit.net wordpress theme nulled fastest cache premium yobit exchange hitbtc биржа официальный сайт

PANDUAN UNTUK MENDUKUNG BAND DI ERA STREAMING

Industri dan konsumsi musik sudah berubah dalam satu dekade terakhir. Ketika dahulu sebuah label bisa menjual ratusan ribu bahkan jutaan keping CD, sekarang streaming mengambil posisi baru dalam cara mendengarkan musik, mulai menggantikan posisi rilisan fisik sedikit demi sedikit. Keuntungannya untuk band mungkin mereka jadi punya tambahan pangsa pasar ketika mereka menambahkan kanal digital sebagai metode penyebarluasan materinya.
Tapi ini bukanlah tulisan yang mau menentang kemajuan zaman dan menjelek-jelekan streaming atau kanal digital. Banyak keuntungan dari munculnya teknologi ini. Hanya saja, kenyataannya, bayaran terhadap artis dari satu kali pemutaran di spotify sangatlah kecil (Rp 50,- s.d. Rp 70,-/putaran). 99% pendapatan dari streaming mungkin hanya masuk pada top 10% dari track yang paling populer dan kita sebagai pendengar berpartisipasi dalam sistem dan algoritma yang hanya menguntungkan nama besar dan melupakan
nama-nama band baru dan tidak mendapat keuntungan finansial dari streaming tersebut.
Berikut ini adalah beberapa ide yang mungkin bisa membantu kita untuk lebih mendukung artis-artis yang kita sukai di kanal-kanal digital yang kita dengarkan terutama spotify.

 

JADILAH PENDENGAR YANG AKTIF

Playlist, algoritma, ‘radio playlist’ hanya bekerja untuk mereka yang beruntung atau sudah punya nama besar atau juga karena pendengarnya sudah banyak. Jika kamu tidak pernah mendobrak “aturan”, bisa jadi artis yang kamu dengarkan hanya berkisar kurang dari 1000 pendengar.

DENGARKAN

Dengarkan artis-artis yang belum terkenal, dengarkan yang kamu suka, selalu cari tahu artis yang baru di skena dan dengarkan secara penuh, jangan di skip. Save lagu atau album mereka ke perpustakaan lagumu.

MEMBUAT PLAYLIST

Jangan malas membuat playlist. Mungkin bisa dipisah oleh genre, mood atau apapun kategorinya. Spotify biasanya memantau playlistmu dan bisa menggunakan datanya untuk menyebarkan algoritma rekomendasimu.

MATIKAN AUTOPLAY!

Kamu pasti pernah mengalami ketika kamu selesai mendengarkan satu album atau playlist kemudian spotify mulai memutarkan lagu-lagu yang mirip secara otomatis. Rasanya memang aneh kalau ada jeda kosong ketika sedang asyik mendengarkan lagu tapi bukan artinya kamu harus menyerah pada pilihan algoritma mesin spotify. Dengan mematikan autoplay, artinya kamu bisa memilih lagu apa yang ingin kamu dengarkan dan artis siapa yang ingin kamu dukung.

TEMUKAN SENDIRI PENYANYIMU

Kalau kamu mencari musik yang baru dalam artian mungkin kamu hanya memutar discover weekly atau release radar dari Spotify atau karena malas akhirnya kamu menyerahkan semua pada rekomendasi mesin. Coba cari tahu apa yang sedang didengarkan oleh temanmu, cek siapa penyanyi atau band terbaru dari label kesukaanmu. Cari tahu dari kanal-kanal berita music di sekitarmu, bisa Microgram, Incotive, Koncos, Whiteboard Journal atau cari melalui bandcamp. Ada banyak sekali penyanyi diluar sana yang menunggu kamu temukan di luar rekomendasi dan algoritma mesin, jangan menyerahkan seleramu hanya pada spotify.

BAGIKAN

Ini adalah era rekomendasi. Media tradisional mulai berjatuhan dan tidak semua orang mau melihat keluar dari gelembung media sosial. Band page di Facebook juga sudah tidak terlalu berpengaruh kecuali band bersedia membayar untuk iklan.
Akun media sosialmu mungkin lebih punya pengaruh terhadap selera teman-temanmu mendengarkan musik. Kalau suka satu lagu, bagikan. Suka video, beritahu temanmu. Kalau ada gigs, minta temanmu cek band yang kamu mau tonton agar dia juga tertarik ikut menonton. Beritahu seluruh dunia tentang band yang kamu sukai. Ambil foto cd atau piringan hitam ketika kamu sedang mendengarkan musik di rumah.
Lebih baik lagi jika kamu juga mulai menulis review secara personal agar teman-temanmu ikut tertarik mendengarkan lagunya. Bagaimanapun caranya, bagikan, racuni dunia dengan seleramu.

GUNAKAN UANGMU DENGAN SEMESTINYA

Kalau satu kali putaran lagu setiap band hanya mendapat Rp 50,-, artinya jika sebuah band ingin punya uang Rp 50,000,- dari streaming, sebuah lagu harus diputar minimum 1000 kali. Itupun belum dipotong aggregator dan biaya lain-lain. Kamu tahu tidak kalau Rp 50,000 adalah harga rata-rata dari satu keping cd album penuh sebuah band?
Musik haruslah tetap hidup meski mungkin secara finansial belum menguntungkan. Tapi ekosistem musik yang sehat bisa membuat artis atau band kesukaanmu membuat karya yang lebih baik tanpa harus berpikir soal finansial. Jangan sampai musik jadi milik orang yang punya uang dan waktu tak terbatas.

BELI RILISAN FISIK

Kamu sangat suka satu artis atau band dan sering sekali memutar lagunya? Cek apakah mereka merilis CD atau rilisan fisik lainnya dan beli. Kamu juga bisa menghadiahkan CD atau kaset pada orang yang kamu suka. Kamu bisa menaruhnya dengan manis di rak di rumah dan menjadikannya koleksi dari apa yang kamu dengarkan.

BELI TIKET PERTUNJUKAN

Teman atau siapapun yang membuat pertunjukan juga pasti mengeluarkan modal yang mungkin tidak sedikit untuk bisa membuat panggung bagi band yang mau kita tonton. Jadi hal yang pertama ditanyakan kepada temanmu bukanlah “ada
invitation buat gue gak euy?” tapi, “Hei, gue tau lu mau bikin acara X di Y tanggal sekian. Gue pengen nonton, perlu beli tiketnya atau enggak? Kalau perlu, dimana gue bisa beli presalenya?”
Hargai pembuat pertunjukan, hargai band yang kamu ingin lihat dengan membeli tiket pertunjukannya. Kalau bisa beli tiket presalenya karena tiket presale bisa jadi adalah modal awal agar pertunjukannya lancar. Tolong dicatat dan diamalkan.

BELI MERCHANDISE

Percayalah kalau kami tidak akan pernah bosan memberitahumu bahwa salah satu cara untuk mendukung band yang kamu suka adalah dengan membeli merchandisenya. Penjualan merchandise bukan hanya menguntungkan penjualnya tapi bisa jadi itu adalah nafas untuk bisa memperpanjang hidup si band. Ada banyak orang yang tergantung pada industri dan ekosistem musik ini. Kita sebagai pendengar sudah sangat diuntungkan dengan era streaming dan youtube. Terkadang bahkan download gratisan dari situs-situs musik ilegal. Kamu hanya
perlu menyisihkan 150ribu – 300 ribu/bulan untuk membeli cd dan merchandise band yang kamu suka.
Hargai karya dari artis dan band karena mereka juga mengeluarkan uang, ide dan segala daya hidup untuk membuat karya musik yang baik dan bagus. Tegakah kita membalasnya hanya dengan mendengarkan streaming gratisan atau 70ribu/bulan untuk musik yang tidak terbatas?

 

Sebagian dari tulisan ini diterjemahkan secara bebas dari Andrew – @specialistsubjectrecords.co.uk dan sebagian lagi merupakan tulisan pribadi dari Boit @Boit3 / @omuniuum
PDF dari zine ini tersedia gratis di Omuniuum.net. Kata-kata dari Andrew Horne & Boit. Specialist Subject Records dan Omuniuum adalah Toko rilisan fisik independent di UK dan Bandung.

 

  • Share post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *