yobit.net fastest cache premium yobit.net вход freewallet digifinex exchange

Free wallet

Free wallet sayesinde artık bitcoin ve litcoin ve altcoinlerin tümü için alım satım işlemleri yapabilirsiniz. Bitcon transfer işlemlerini free wallet app uygulaması ile kolayca yönetebilir sizde freewallet app sayesinde en kaliteli coinlerin alım satım ve transfer işlemlerini yapabilirsiniz.

Liga Musik Nasional XV : The Flowers, FSTVLST, The Panturas

Liga Musik Nasional XV

The Panturas

Fstvlst

The Flowers

1 Desember 2019

IFI Bandung

Presale Tix. IDR 100,000

OTS. IDR 125,000

*Tiket terbatas. Presale tiket bisa didapatkan di @Omuniuum

 

“The Flowers main di Bandung ya.” Ucapan Bang Dado Darmawan, kawan baik kami sekaligus penggebuk drum The Flowers, seakan jadi sabda yang terus menempel di pikiran kami sepulang dari salah satu festival musik lokal di Jakarta. Kami sebagai pasukan rajawali oleng tentu dengan senang hati mau menyediakan panggung kami untuk band yang baru saja merilis album Roda-roda Gila ini. Pertanyaannya, kapan dan siapa yang akan menemani mereka menghajar panggung Limunas?

Jadi, kalau mau tahu sistem kerja Limunas, itu bisa jadi sangat kompleks tapi juga sekaligus sederhana. Kalau pas, band yang kami mau atau ada yang minta dengan catatan mereka adalah kawan baik, biasanya kami pikirkan kemungkinannya. Setelah ada kemungkinan, baru nyari tanggalan. Setelah tanggalan, baru nyari teman bermain untuk yang meminta dan kemudian baru disusul adat istiadat yang mungkin juga dalam prosesnya menemui kegagalan karena tidak sepakat. Rumit? Iya kalau kami tidak berhubungan baik dengan para band yang kami ajak main. Untuk semua proses ini sampai acara berlangsung, kami selalu berterima kasih pada band yang mau bekerja bersama Limunas.

Kembali pada The Flowers, karena kami juga selalu berpikir bahwa teman yang diajak harus selalu lebih muda, akhirnya pilihan kami jatuh pada geng pemilik Los Panturas yang hobinya menenggelamkan para ABK (Anak Buah Kapal, sebutan untuk para penggemar The Panturas), enerjik dan rasanya satu frekuensi dengan Flowers yang tau bagaimana caranya bersenang-senang di panggung. Masalahnya dengan kedua band itu adalah, jarak umur mereka terlalu jauh. Butuh jembatan untuk semua energi bisa berkumpul, mengalir dengan enak dan kami menjatuhkan pilihan kepada satu band istimewa yang sepanjang karirnya selama 15 tahun belum pernah main di Bandung, FSTVLST. Salah satu nama yang sudah cukup lama jadi incaran tapi baru berani setelah kenal baik dengan para punggawanya.

Itu adalah cerita bagaimana kami menyatukan pilihan kami dalam Liga Musik Nasional, acara kolektif yang dibuat sebagai area bersenang-senang bersama antara penyelenggara, fans dan band yang tampil. Yang sampai saat ini masih keukeuh kami pegang sendiri tanpa korporasi besar sebagai penyokong acara karena kami percaya, benar-benar percaya kalau kami masih punya banyak teman yang mendukung keberlangsungan Limunas. Karena itu adalah cara kami bisa bertahan sampai angka 15 kali penyelenggaraan, dengan teman-teman yang selalu bersedia tampil, dengan teman-teman baik atau yang baru yang mau menyisihkan uang untuk membeli tiket, dengan banyak lagi teman yang bersedia membeli merchandise. Mereka yang melakukan itu semua adalah donatur tetap kami.

Mari kita bernyanyi, berkeringat dan bersenang-senang bersama, sampai jumpa di mosh pit!

 

Salam hangat,

Liga Musik Nasional

 

 

The Panturas

Terbentuk pada tahun 2016, The Panturas adalah sebuah band surf-rock yang uniknya tumbuh ratusan kilometer jauhnya dari pantai, yaitu di Jatinangor.

Band yang beranggotakan Abyan (Vocal & Guitar), Rizal (Guitar), Bagus Patria (bass) and Surya (drum) ini membawakan irama-irama pantai yang terinspirasi dari Dick Dale, The Ventures dan Eka Sapta.

Memakai banyak cara unik untuk memasarkan musiknya, salah satunya dengan memakai aplikasi tinder saat merilis single, The Panturas dengan cepat merebut hati banyak pemuda-pemudi dan menempatkan mereka jadi salah satu band muda yang atraktif dari segi penampilan juga para penontonnya.

Mabuk laut adalah album penuh pertama The Panturas.

Kontak The Panturas: 085722476113 | IG & Twitter. thepanturas

 

 

FSTVLST

Dibesut di Jogjakarta pada tahun 2003, band ini awalnya bernama Jenny. Setelah dua personilnya keluar dan diganti oleh personil baru, mereka kemudian berubah nama menjadi FSTVLST. Mengusung tema “Almost rock barely art”, band ini dikenal sering memadukan musik dengan seni visual dalam pertunjukannya.

Terdiri dari Farid Stevy Asta (vokal), Roby Setiawan (gitar), Humam Mufid Arifin (gitar bas), Danish Wisnu Nugraha (drum) dan Rio Faradino (keyboard), tahun 2014, mereka sudah merilis album penuh Hits Kitsch, berisikan sepuluh lagu yang kesemua liriknya berbahasa Indonesia. Saat ini, mereka seharusnya sudah ngebut dengan album II yang sementara ini baru bisa didengarkan via situs mereka.

Kontak FSTVLST: 087838715444 | IG. fstvlst

 

 

The Flowers

Band yang berdiri tahun 1996 ini, adalah band rock n roll yang tahu caranya bersenang-senang. Mengawali debutnya dengan hanya memakai nama Flowers, band ini kemudian menambahkan ‘The’ didepan kata Flowers hingga menjadi The Flowers. Album perdananya 17 Tahun Keatas dirilis tahun 97 dibawah bendera Aquarius Musikindo Setelah vakum dalam jangka waktu cukup lama, The Flowers berhasil diaktifkan kembali oleh kedua personil asli mereka Boris dan Njet tahun 2008 dan merilis album kedua berjudul ‘Still Alive And Well’ pada April 2011.

Sekarang, The Flowers diperkuat oleh Njet [Vokal], Boris [Gitar], Leo [Bass], Eugen [Saxophone] dan Dado [Drum] dan baru saja merilis album ke-3 mereka, Roda-Roda Gila.

Kontak: The Flowers Rio 081372835116 | theflowersband.id@gmail.com | IG. theflowers_official

  • Share post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *