Press Rilis Liga Musik Nasional XII – Forgotten, Godplant

Liga Musik Nasional XII
Forgotten, Godplant
5 Agustus 2018
19.00
IFI Bandung
JL. Purnawarman 32 Bandung
Presale Tix. Rp 75,000, tersedia di Omuniuum & Remains
OTS. Rp 100,000

Sebagai perhelatan yang dibuat dengan tujuan untuk bersenang-senang sembari menonton band yang disukai, bisa menginjak angka ke-12 adalah sebuah prestasi tersendiri.
Dari dua belas kali Limunas diselenggarakan, termasuk kali ini, terhitung dua kali Liga Musik Nasional bekerja sama dengan sponsor korporat, sisanya, swadaya. Mengandalkan jaringan pertemanan, meminta dukungan dari kolega, lalu tentu saja mengandalkan penjualan tiket dan merchandise dari acara dan band yang tampil. Artinya, sponsor liga musik nasional adalah band, teman-teman pembeli tiket dan merchandise juga teman-teman panitia yang bersedia bekerja setiap kali limunas diadakan.
Susah? Tidak. Mudah? Tidak juga. Ada banyak hal yang harus diperhitungkan. Setiap kali pertunjukan Limunas diadakan, melihat pertunjukan yang bagus, interaksi penonton dengan band yang terjadi selama pertunjukan berlangsung, melihat semua wajah yang berseri ketika keluar dari gedung pertunjukan, itu adalah sesuatu yang sangat berharga dan memang harus terus diperjuangkan.
Dimulai dari 2011, sampai sekarang 2018, wajah kota telah banyak berubah. Peta pertunjukan juga berubah. Jika dulu Limunas adalah satu dari sekian banyak gigs DIY yang diselenggarakan, sekarang sedikit sekali jumlah pertunjukan yang benar-benar berdiri secara independen. Kami akui, tidak mudah menyiasati biaya pertunjukan yang makin membengkak, ijin pertunjukan yang makin mahal dan juga kebiasaan penonton yang makin dimanjakan dengan tiket pertunjukan yang murah dan banyak juga yang tidak berbayar.
Kali ini, Limunas mengajak Forgotten, salah satu pionir band death metal asal Ujung berung. Mereka punya rencana menyajikan pertunjukan dengan setlist panjang yang jarang terjadi jika mereka tampil dalam format festival. Pertunjukan ini juga sekaligus merayakan tahun ke-24 Forgotten malang melintang di dunia musik keras dan juga menyajikan seluruh lagu dalam album terbaru mereka, Kaliyuga. Selain itu, mereka juga akan meluncurkan buku tabulatur gitar dan drum dari album Kaliyuga. Untuk menemani Forgotten, ada Godplant, unit sludge rock dari Jakarta yang baru saja meluncurkan album mereka, Turbulensi.

Nah, masih perlu alasan apa lagi untuk menghadiri gelaran Limunas kali ini? Ketemu dan pesta kita di moshing pit?

Sampai jumpa dan salam hangat,
Liga Musik Nasional

FORGOTTEN
Terbentuk di Ujungberung tahun 1994, band beraliran death metal ini tumbuh dengan kontroversi sebagai nama tengah mereka. Lirik yang bernas dengan ramuan musik death metal tentu saja jadi sasaran empuk untuk dengan mudah dituding sebagai band yang tidak bisa mengikuti aturan dan norma umum yang berlaku di masyarakat.
Alih-alih tunduk dan menurut pada pasar, Forgotten meneguhkan kalimat “panceg dina galur” atau teguh dalam pendirian dan tetap keras kepala berpegang pada jalan musik serta khitahnya, merilis karya yang kritis pada dogma dan doktrin yang bertebaran dalam hidup keseharian.
Setelah berganti-ganti personil sejak mereka berdiri, formasi terakhir Forgotten adalah Addy (vocal), Toteng (guitar), Gan-gan (gitar), Diki (bass), Zalu (drum). Dengan formasi ini, pada November 2017, mereka merilis album penuh ke-enam mereka, Kaliyuga. Merapalkan kehancuran masal umat manusia yang diakibatkan oleh ulahnya sendiri. Album ini juga menguatkan posisi Forgotten sebagai salah satu pionir band Death Metal Ujungberung yang tidak pernah kehilangan ciri khasnya.
Diskografi
● Future Syndrome (Palapa Record, 1997)
● Obsesi Mati (E.S.P., 2000)
● EP Tuhan Telah Mati (Rock Record, 2001)
● Tiga Angka Enam (Rottrevore Records, 2003)
● Laras Perlaya (Rock Record, 2011)
Kontak Forgotten:
081214905553 (Okid) | 0818612793 (Indirawati) | FB. 666forgotten666 | IG. forgotten_official

GODPLANT
Sejak terbentuk sekitar tahun 2013, GODPLANT cukup rajin bergerilya meninggalkan jejak di gigs underground Jabodetabek. Mereka juga sempat merilis sebuah rekaman demo berformat kaset beberapa waktu lalu dengan judul ‘Preambule’ yang habis dalam waktu singkat.
Vokalis Edo Raditya aka Litong, gitaris RizaPrawiro aka Oyoy, bassis Bahrul Ulum, dandrummer Gilang Firdauzi aka Gicing merekam’Turbulensi’ di Studio 88 di kawasan Cibubur, Jakarta Timur setahun lalu, baru kemudian mixing dan mastering dikerjakan oleh Gema Pasha Randitadi Plug Studio [Hurt ‘Em, Straight Answer, Modern Guns] juga di Cibubur. Tema lirik yang diangkat banyak berbicara tentang kritik sosial dan realita masyarakat yang kemudian dibalur dengan idiom-idiom psikadelik.
Godplant baru saja merilis album penuh ‘Turbulensi’ dalam format CD lewat label musik cadas independen, Lawless Jakarta Records. 12 tracks padat dengan heaviness ala Black Sabbath dan Black Flag.
Kontak: 081284151644 | godplant.band@gmail.com | IG. godplant.band | FB. godplantband

  • Share post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *