<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Omuniuum</title>
	<atom:link href="http://omuniuum.net/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://omuniuum.net</link>
	<description>small shop of reading and listening</description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 Jan 2012 14:57:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Single &#124; Danur &#8211; Sarasvati</title>
		<link>http://omuniuum.net/single-danur-sarasvati/</link>
		<comments>http://omuniuum.net/single-danur-sarasvati/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Jan 2012 16:59:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>boit</dc:creator>
				<category><![CDATA[music]]></category>
		<category><![CDATA[danur]]></category>
		<category><![CDATA[risa saraswati]]></category>
		<category><![CDATA[sarasvati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://omuniuum.net/?p=3285</guid>
		<description><![CDATA[Sosok Risa Saraswati, mungkin lebih dikenal sebagai seorang musisi ketimbang sebagai seorang penulis. Namun, menulis rupanya menjadi passion Risa yang dipelihara sejak lama lewat oretan-oretannya dalam blog pribadinya, pun lirik-lirik lagu dari proyek musikal solonya, Sarasvati. Menuliskan pengalaman pribadinya, kisah-kisah &#8216;unik&#8217; yang dialaminya ataupun yang dibagi orang lain kepadanya, demikianlah tutur Risa dalam bentuk rangkaian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p><img class="aligncenter size-medium wp-image-3286" title="artwork danur" src="http://omuniuum.net/wp-content/uploads/2012/01/artwork-danur-300x300.jpg" alt="" width="300" height="300" /></p>
<p>Sosok Risa Saraswati, mungkin lebih dikenal sebagai seorang musisi ketimbang sebagai seorang penulis. Namun, menulis rupanya menjadi passion Risa yang dipelihara sejak lama lewat oretan-oretannya dalam blog pribadinya, pun lirik-lirik lagu dari proyek musikal solonya, Sarasvati. Menuliskan pengalaman pribadinya, kisah-kisah &#8216;unik&#8217; yang dialaminya ataupun yang dibagi orang lain kepadanya, demikianlah tutur Risa dalam bentuk rangkaian kata-kata.</p>
<p>Sebuah buku berjudul &#8220;Danur&#8221; pun dirilis sebagai bentukan karya dari Risa Saraswati. Mengiringi buku tersebut, single dari Sarasvati dengan judul yang sama juga dirilis untuk dibagikan secara cuma-cuma.</p>
<p>&#8220;Danur&#8221; sebagai single terbaru Sarasvati ini merupakan &#8220;pemanasan&#8221; menuju album terbaru proyek solo Risa, dibagikan secara cuma-cuma. Karya ini didedikasikan untuk siapapun yang merindukan karya terbaru baru dari Sarasvati. Diberi judul yang sama dengan buku perdana yang ditulis oleh Risa Sarasvati yaitu &#8220;Danur&#8221;, karena tema yang diangkat dalam single &#8220;Danur&#8221; ini secara lirik mengangkat kisah persahabatan, sama dengan apa yang ditulis Risa Saraswati dalam bukunya.</p>
<p>Egi Anggara, gitaris yang berperan sebagai arranger dari lagu-lagu Sarasvati, memberikan warna yang menjadi ciri khas Sarasvati dalam lagu &#8220;Danur&#8221;. Setia dengan nuansa teatrikal dengan instrumen orkestrasi klasik, seperti violin, piano, dan cello. Single &#8220;Danur&#8221; menjadi lebih istimewa karena dalam lagu ini Risa Saraswati berbagi porsi menyanyi bersama sahabatnya, yaitu Arina Ephipania (Mocca). &#8220;Akhirnya saya bisa bernyanyi berdua dengan Arina dan nyanyiannya dalam lagu ini adalah kenang-kenangan yang Arina berikan untuk saya dan Sarasvati tepat sebelum kepindahannya ke negeri Paman Sam. Sangat istimewa,&#8221; menurut Risa tentang keterlibatan Arina di lagu ini.</p>
<p>Mendengarkan single &#8220;Danur&#8221; sembari membuka lembaran-lembaran halaman buku &#8220;Danur&#8221;, akan membuat penikmat musik Sarasvati masuk ke dalam dunia yang berbeda, dunia yang Risa ciptakan dalam karyanya dalam bentukan tulisan dan lirik lagu. (Pak Dosen dan Risa)</p>
<p><audio controls preload><source src="http://omuniuum.net/wp-content/uploads/2012/01/Danur.mp3" /><embed type="application/x-shockwave-flash" flashvars="audioUrl=http://omuniuum.net/wp-content/uploads/2012/01/Danur.mp3" src="http://www.google.com/reader/ui/3523697345-audio-player.swf" width="400" height="27" quality="best"></embed></audio></p>
<p>Download via mediafire:<a title="Danur" href="http://www.mediafire.com/?aavy2x7bwb43zed" target="_blank"> Danur</a></p>
<p>Klik kanan dan <em>save link as</em> untuk download:<a title="Danur" href="http://omuniuum.net/wp-content/uploads/2012/01/Danur.mp3"> Danur </a></p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p><em>Lirik</em></p>
<p><strong><em>Danur</em></strong></p>
<p><em>Derap langkahku terseok</em><br />
<em> Amar harap elok</em><br />
<em> Badik sayati relungku</em><br />
<em> Pijarmu memaku</em></p>
<p><em>Secampin kau terilhami</em><br />
<em> Asa kerap mati</em><br />
<em> Tegarlah kau disampingku</em><br />
<em> Cabir tak berliku</em></p>
<p><em>Lunglai kita saling menggenggam, risau hilang meski mencekam</em><br />
<em> Cadung jiwa terus berlayar, meski kelam selalu berputar</em></p>
<p><em>Geletar hati gentar isak tangis pudar</em><br />
<em> Rinai hujan menebar</em><br />
<em> Dan intuisi jiwa berakhir nestapa</em><br />
<em> Kita tetap berdua</em></p>
<p style="text-align: center;"> ***</p>
<address>BUKAN MANAGEMENT</address>
<address>bukan.management@gmail.com</address>
<address>SARASVATI MANAGEMENT</address>
<address>SYAUQY LUKMAN &#8211; 08122025697</address>
<address>EMAIL: risasarasvati@gmail.com</address>
<address>FB: http:/facebook.com/risasarasvati</address>
<address>TWIT: @sarasvatimusic</address>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://omuniuum.net/single-danur-sarasvati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
<enclosure url="http://omuniuum.net/wp-content/uploads/2012/01/Danur.mp3" length="6432136" type="audio/mpeg" />
		</item>
		<item>
		<title>Konser &#124; Remembering Krakatau</title>
		<link>http://omuniuum.net/konser-remembering-krakatau/</link>
		<comments>http://omuniuum.net/konser-remembering-krakatau/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Jan 2012 12:23:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>boit</dc:creator>
				<category><![CDATA[event]]></category>
		<category><![CDATA[konser]]></category>
		<category><![CDATA[krakatau]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://omuniuum.net/?p=3261</guid>
		<description><![CDATA[Remembering Krakatau ‘Reuni’ para personil Krakatau: Trie Utami, Dwiki Dharmawan, Gilang Ramadhan, Pra B Dharma, dan Donny Suhendra dengan diiringi Audiensi Band. 26 Januari 2012 Amarta Pura Grand Ballroom Hotel Royal Panghegar 20.00 WIB Tiket VIP IDR 350,000 Tiket Tribun IDR 200,000 Tersedia di Omuniuum &#8211; 022-2038279 &#124; 087821836088 &#124;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div>
<p><a href="http://omuniuum.net/wp-content/uploads/2012/01/krakataurevisi.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-3262" title="Remembering Krakatau " src="http://omuniuum.net/wp-content/uploads/2012/01/krakataurevisi.jpg" alt="" width="425" height="636" /></a></p>
<p>Remembering Krakatau</p>
<p>‘Reuni’ para personil Krakatau: Trie Utami, Dwiki Dharmawan, Gilang Ramadhan, Pra B Dharma, dan Donny Suhendra dengan diiringi Audiensi Band.</p>
<p>26 Januari 2012<br />
Amarta Pura Grand Ballroom<br />
Hotel Royal Panghegar<br />
20.00 WIB</p>
<p>Tiket VIP IDR 350,000<br />
Tiket Tribun IDR 200,000</p>
<p>Tersedia di Omuniuum &#8211; 022-2038279 | 087821836088 |</p>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://omuniuum.net/konser-remembering-krakatau/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Peluncuran Buku &#124; Danur &#124; Risa Saraswati</title>
		<link>http://omuniuum.net/peluncuran-buku-danur-risa-saraswati/</link>
		<comments>http://omuniuum.net/peluncuran-buku-danur-risa-saraswati/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Jan 2012 15:38:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>boit</dc:creator>
				<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[event]]></category>
		<category><![CDATA[danur]]></category>
		<category><![CDATA[risa saraswati]]></category>
		<category><![CDATA[sarasvati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://omuniuum.net/?p=3251</guid>
		<description><![CDATA[Peluncuran buku  &#8220;DANUR&#8221; &#124; RISA SARASWATI (SARASVATI) Jumat. 13 Januari 2012 19:00 WIB &#8211; selesai Potluck Cafe, Jl. Haji Wasid 31 Bandung Sosok Risa Saraswati, mungkin lebih dikenal sebagai seorang musisi ketimbang sebagai seorang penulis. Namun, menulis rupanya menjadi passion Risa yang dipelihara sejak lama lewat oretan-oretannya dalam blog pribadinya, pun lirik-lirik lagu dari proyek [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p style="text-align: justify;"><a href="http://omuniuum.net/wp-content/uploads/2012/01/promodanur.jpg"><img class="aligncenter" title="promodanur" src="http://omuniuum.net/wp-content/uploads/2012/01/promodanur.jpg" alt="" width="418" height="589" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Peluncuran buku  &#8220;DANUR&#8221; | RISA SARASWATI (SARASVATI) </em><br />
<em>Jumat. 13 Januari 2012</em><br />
<em>19:00 WIB &#8211; selesai</em><br />
<em>Potluck Cafe, Jl. Haji Wasid 31 Bandung</em></p>
<p style="text-align: justify;">Sosok Risa Saraswati, mungkin lebih dikenal sebagai seorang musisi ketimbang sebagai seorang penulis. Namun, menulis rupanya menjadi passion Risa yang dipelihara sejak lama lewat oretan-oretannya dalam blog pribadinya, pun lirik-lirik lagu dari proyek musikal solonya, Sarasvati. Menuliskan pengalaman pribadinya, kisah-kisah &#8216;unik&#8217; yang dialaminya ataupun yang dibagi orang lain kepadanya, demikianlah tutur Risa dalam bentuk rangkaian kata-kata.</p>
<p style="text-align: justify;">Kali ini, menulis menjadi lebih spesial bagi Risa di mana dirinya berbagi banyak hal lewat sebuah buku yang baru saja dikeluarkannya, &#8220;Danur&#8221;. Danur adalah air yang muncul dari jasad makhluk hidup yang telah mati dan membusuk.  Selintas pemilihan judul buku ini mungkin akan membuat siapapun mengernyitkan dahi. Namun, &#8220;Danur&#8221; bukanlah tanpa sembarang maksud, juga tidak menghadirkan pretensi. Bagi yang mengenal sosok Risa Saraswati yang memiliki sejumlah pengalaman dengan alam lain, &#8220;Danur&#8221; akan menjadi peranti untuk berkenalan dengan sosoknya yang unik secara lebih lanjut.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Danur&#8221; adalah karya tulis dari Risa yang sangat jujur, sama jujurnya dengan karya musiknya di Sarasvati. Buku setebal 214 halaman yang diterbitkan oleh penerbit BUKUNE ini bercerita tentang kisah hidup Risa Saraswati dari sisi yang &#8220;lain&#8221;, berisi paparan-paparan cerita yang mungkin dapat dikatakan tidak lazim. Sejumlah kisah yang unik, tidak konvensional, dan dirasakan sangat perlu bagi Risa untuk dibagi kepada orang-orang yang berkenan membaca bukunya, &#8220;Danur&#8221;.  Buku ini berisikan hal-hal yang sangat intim, yang selama ini tidak pernah Risa bagikan untuk diketahui umum,.</p>
<p style="text-align: justify;">Adalah kehendak Risa agar banyak orang yang mau membaca karyanya dan mau untuk mencoba menyelami hidupnya yang unik. Pada dasarnya, lewat Danur, Risa hanya ingin berbagi, bercerita, dan inilah cara lain baginya untuk menyatakan, &#8220;I Sing, I Cry, I Play My Part&#8230;&#8221; <em><strong>(Pak Dosen)</strong></em></p>
<p style="text-align: center;">******<br />
<strong></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Risa Saraswati tentang &#8220;Danur&#8221;</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Tak mudah melalui fase kehidupan yang cukup rumit dengan usia yang rasanya belum mampu menghadapi serangkaian peristiwa tidak biasa, tak mudah menjalani hidup sebagai anak-anak normal jika semua yang kuanggap normal ternyata hal-hal tidak normal. Kuanggap tembok adalah benda hidup, sama seperti kalian.. teman-teman yang bisa kuajak berinteraksi untuk mendiskusikan apapun yang kuanggap penting. Kuanggap pohon adalah makhluk bergerak yang setiap saat bisa saja kumintai bantuan, yang setiap saat ikut bergerak saat kumelangkah, dan setiap saat melihat apa yang akan kulakukan..mencermati isi kepalaku.</p>
<p style="text-align: justify;">Tubuhku begitu kecil saat kutahu kelima sahabatku ternyata onggokan belulang manusia tanpa kepala yang jelas jauh berbeda denganku yang masih bisa berdiri tegap, melangkah bebas, menapaki tanah, dan nyata untuk diraba. Bukan takut yang menyergap, perasaan iba muncul ke permukaan melebihi apapun yang pernah kurasakan terhadap makhluk-makhluk sepertiku.</p>
<p style="text-align: justify;">Aku masih belia ketika akhirnya kelimanya pergi meninggalkanku sendiri ditengah bau Danur yang semakin mengusik hari-hariku. Kalian tahu apa itu Danur? Danur adalah air yang muncul dari jasad mahkluk hidup yang telah mati dan membusuk. Kututup penciumanku, kututup mataku, kututup hatiku untuk Danur-Danur baru yang muncul sepeninggal mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">Berjuang menyeimbangkan langkah agar tetap merasa normal hingga akhirnya kutemukan cara agar semuanya terasa baik-baik saja. Tak selamanya Danur itu menyengat dan membuatku lunglai, kelima sahabatku pergi…namun segala sesuatunya selalu sama, kepergian mereka mendatangkan sahabat-sahabat baru untukku. Pengalaman-pengalaman baru, kisah-kisah baru. Drama… selalu dipenuhi drama.</p>
<p style="text-align: justify;">Telah kubuka gerbang dialog antara aku dan dunia mereka, telah kurangkai kisah-kisah baru. Penciumanku tetap tertutup rapat, namun kini telinga, mata,  hati, dan pikiranku terbuka lebar untuk mereka..</p>
<p>Tak selamanya Danur itu menjijikkan…</p>
<p style="text-align: justify;">Karena kini aku bisa mencium banyak wewangian yang muncul karenanya…</p>
<p style="text-align: justify;">Peter, William, Hans, Hendrick, Janshen, Samantha, Jane, Ardiah, Edwin, Teddy, Sarah, Elizabeth, Kasih… adalah beberapa tokoh dari sekian banyak sahabat di proses hidupku hingga kini…</p>
<p style="text-align: justify;">Cerita tentang mereka kurangkum dalam sebuah karya yang kuberi nama, “Danur”.</p>
<p><strong><em>Diambil dari laman facebook Risa Saraswati</em></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://omuniuum.net/peluncuran-buku-danur-risa-saraswati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Konser &#124; A Day To Remember &amp; Underoath</title>
		<link>http://omuniuum.net/konser-a-day-to-remember-underoath/</link>
		<comments>http://omuniuum.net/konser-a-day-to-remember-underoath/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Jan 2012 09:35:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>boit</dc:creator>
				<category><![CDATA[event]]></category>
		<category><![CDATA[a day to remember]]></category>
		<category><![CDATA[konser]]></category>
		<category><![CDATA[tiket box]]></category>
		<category><![CDATA[underoath]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://omuniuum.net/?p=3248</guid>
		<description><![CDATA[Revisionlive Present A Day To Remember &#38; Underoath Live In Jakarta Jumat – 9 Maret 2012 Plaza Selatan Senayan Presale: 325rb ( Until 1st March 2012 ) &#124; Tersedia Di Omuniuum Normal: 450rb A Day To Remember Live In Makassar Sabtu – 10 Maret 2012 Lapangan Basket Karebosi Makassar &#160; Info Tiketbox lain cek di: [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p><a href="http://omuniuum.net/wp-content/uploads/2012/01/POSTER-ADTR-UO.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-3249" title="POSTER-ADTR-UO" src="http://omuniuum.net/wp-content/uploads/2012/01/POSTER-ADTR-UO.jpg" alt="" width="471" height="488" /></a></p>
<p>Revisionlive Present</p>
<p>A Day To Remember &amp; Underoath Live In Jakarta<br />
Jumat – 9 Maret 2012<br />
Plaza Selatan Senayan</p>
<p>Presale: 325rb ( Until 1st March 2012 ) |<strong><em> Tersedia Di Omuniuum</em></strong><br />
Normal: 450rb</p>
<p>A Day To Remember Live In Makassar<br />
Sabtu – 10 Maret 2012<br />
Lapangan Basket Karebosi Makassar</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Info Tiketbox lain cek di: <a href="http://revision.co.id/ticketbox/" target="_blank">Revision</a></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://omuniuum.net/konser-a-day-to-remember-underoath/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pameran &#124; MOGUS WORLD</title>
		<link>http://omuniuum.net/pameran-mogus-world/</link>
		<comments>http://omuniuum.net/pameran-mogus-world/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Jan 2012 15:29:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>boit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Art]]></category>
		<category><![CDATA[event]]></category>
		<category><![CDATA[mogus world]]></category>
		<category><![CDATA[pameran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://omuniuum.net/?p=3241</guid>
		<description><![CDATA[&#160; MOGUS WORLD Pameran 21 s.d 29 Januari 2012 Pk. 10.00-17-00 WIB Galeri Gerilya Jl. Raden Patah No. 12 Bandung Pembukaan Pameran 21 Januari 2012 Pk. 19.00 WIB Artis Talk 21 Januari 2012 Pk. 20.00 WIB Selain Pameran ada acara lainnya: Peluncuran buku THE MOGUS COLONY Bazaar Merchandise THE MOGUS 21 s.d 29 Januari 2012 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p><a href="http://omuniuum.net/wp-content/uploads/2012/01/mogus.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-3242" title="mogus" src="http://omuniuum.net/wp-content/uploads/2012/01/mogus.jpg" alt="" width="465" height="328" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>MOGUS WORLD<br />
Pameran 21 s.d 29 Januari 2012<br />
Pk. 10.00-17-00 WIB<br />
Galeri Gerilya<br />
Jl. Raden Patah No. 12 Bandung</p>
<p>Pembukaan Pameran 21 Januari 2012 Pk. 19.00 WIB<br />
Artis Talk 21 Januari 2012<br />
Pk. 20.00 WIB<br />
Selain Pameran ada acara lainnya: Peluncuran buku THE MOGUS COLONY<br />
Bazaar Merchandise THE MOGUS<br />
21 s.d 29 Januari 2012</p>
<p>Workshop membuat Monster Bunga tanggal 15 Januari 2012 Pk. 14.00<br />
Biaya Rp. 25.000/peserta (termasuk alat dan bahan)</p>
<p>Workshop membuat boneka plush MOGUS FACE 29 Januari 2012 Pk.11.00<br />
Biaya Rp. 60.000. peserta (termasuk alat dan bahan) MOEL &amp; THE MOGUS</p>
<p>www.themogus.blogspot.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://omuniuum.net/pameran-mogus-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Yang Baru di Bulan Desember</title>
		<link>http://omuniuum.net/yang-baru-di-bulan-desember/</link>
		<comments>http://omuniuum.net/yang-baru-di-bulan-desember/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Dec 2011 17:05:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>boit</dc:creator>
				<category><![CDATA[products]]></category>
		<category><![CDATA[beside]]></category>
		<category><![CDATA[handband]]></category>
		<category><![CDATA[merchandise band]]></category>
		<category><![CDATA[seringai]]></category>
		<category><![CDATA[suri]]></category>
		<category><![CDATA[The Sigit]]></category>
		<category><![CDATA[tshirt]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://omuniuum.net/?p=3226</guid>
		<description><![CDATA[Halo, jumpa dengan penghujung tahun di 2011 ini, yiha! ada beberapa item yang spesial datang bulan ini. Ada tshirdari Seringai, CD Belkastrelka yang baru, Beside, banyak handband dan  tas, Mocca, The Sigit dan lain-lain. Yuk, silakan klik gambar untuk melihat katalog kita di facebook atau bisa juga cek flickr kita. Ditunggu ordernya atau datang langsung [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Halo,</p>
<p>jumpa dengan penghujung tahun di 2011 ini, yiha!</p>
<p>ada beberapa item yang spesial datang bulan ini. Ada tshirdari Seringai, CD Belkastrelka yang baru, Beside, banyak handband dan  tas, Mocca, The Sigit dan lain-lain.</p>
<p>Yuk, silakan klik gambar untuk melihat katalog kita di <a href="http://www.facebook.com/omuniuum">facebook</a> atau bisa juga cek <a href="http://www.flickr.com/photos/omuniuum">flickr</a> kita.</p>
<p>Ditunggu ordernya atau datang langsung ke toko kita yang ngumpet di lantai 2 Ciumbuleuit 151 B seberang Unpar.</p>
<p>Semoga harinya menyenangkan ya! <img src="../wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" alt=":)" /></p>
<p>Shop and Office<br />
Jl. Ciumbuleuit 151 B Lt. 2 Bandung 40141<br />
ph. 022-2038279<br />
087821836088</p>
<p>omuniuum@gmail.com / order@omuniuum.net</p>
<p><a href="http://www.facebook.com/media/set/?set=a.10150481301434002.413321.53548959001&amp;type=1"><img class="aligncenter size-full wp-image-3227" title="New Arrival Desember" src="http://omuniuum.net/wp-content/uploads/2011/12/ContactSheet-001.jpg" alt="" width="472" height="586" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://omuniuum.net/yang-baru-di-bulan-desember/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>HELLPRINT &#8211; UNITED DAY</title>
		<link>http://omuniuum.net/hellprint-united-day/</link>
		<comments>http://omuniuum.net/hellprint-united-day/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Nov 2011 16:18:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>boit</dc:creator>
				<category><![CDATA[event]]></category>
		<category><![CDATA[AUTICED]]></category>
		<category><![CDATA[beside]]></category>
		<category><![CDATA[BILLFOLD]]></category>
		<category><![CDATA[BRIGADE]]></category>
		<category><![CDATA[BULLDOG]]></category>
		<category><![CDATA[burgerkill]]></category>
		<category><![CDATA[DAJJAL]]></category>
		<category><![CDATA[DON LEGO]]></category>
		<category><![CDATA[EYEFEELSIX]]></category>
		<category><![CDATA[GLADIATOR]]></category>
		<category><![CDATA[GODLESS SYMPTOMS]]></category>
		<category><![CDATA[hellprint]]></category>
		<category><![CDATA[HUMILIATION]]></category>
		<category><![CDATA[JARI TENGAH]]></category>
		<category><![CDATA[jeruji]]></category>
		<category><![CDATA[KEDJAWEN]]></category>
		<category><![CDATA[MARJINAL]]></category>
		<category><![CDATA[MAWAR BERDURI]]></category>
		<category><![CDATA[MESIN TEMPUR]]></category>
		<category><![CDATA[OUTRIGHT]]></category>
		<category><![CDATA[POP IS DEAD]]></category>
		<category><![CDATA[Rajasinga]]></category>
		<category><![CDATA[RESTLESS]]></category>
		<category><![CDATA[ROSEMARY]]></category>
		<category><![CDATA[siksa kubur]]></category>
		<category><![CDATA[THE BOLLOCKS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://omuniuum.net/?p=3206</guid>
		<description><![CDATA[Tiket presale Rp 20,000 tersedia di Omuniuum HELLPRINT &#8211; UNITED DAY Minggu, 11 Desember 2011 STADION ANGKASA &#8211; LANUD SULAIMAN Jl.Terusan Kopo Bandung Tiket Presale : Rp 20.000; Tiket On The Spot : Rp 30.000; ( Bonus Sticker Lisensi Hellprint ) BURGERKILL ROSEMARY DON LEGO OUTRIGHT JERUJI SIKSA KUBUR DAJJAL BESIDE RESTLESS KEDJAWEN GODLESS SYMPTOMS RAJASINGA THE [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p><a href="http://omuniuum.net/hellprint-united-day/hellprint-2/" rel="attachment wp-att-3208"><img class="aligncenter size-full wp-image-3208" title="hellprint" src="http://omuniuum.net/wp-content/uploads/2011/11/hellprint1.jpg" alt="" width="470" height="610" /></a></p>
<div>
<p>Tiket presale Rp 20,000 tersedia di Omuniuum</p>
<p>HELLPRINT &#8211; UNITED DAY<br />
Minggu, 11 Desember 2011</p>
<p>STADION ANGKASA &#8211; LANUD SULAIMAN<br />
Jl.Terusan Kopo Bandung<br />
Tiket Presale : Rp 20.000;<br />
Tiket On The Spot : Rp 30.000;<br />
( Bonus Sticker Lisensi Hellprint )<br />
BURGERKILL<br />
ROSEMARY<br />
DON LEGO<br />
OUTRIGHT<br />
JERUJI<br />
SIKSA KUBUR<br />
DAJJAL<br />
BESIDE<br />
RESTLESS<br />
KEDJAWEN<br />
GODLESS SYMPTOMS<br />
RAJASINGA<br />
THE BOLLOCKS<br />
BULLDOG BRIGADE<br />
EYEFEELSIX<br />
MAWAR BERDURI<br />
AUTICED<br />
GLADIATOR<br />
HUMILIATION<br />
POP IS DEAD<br />
JARI TENGAH<br />
BILLFOLD<br />
MARJINAL<br />
GLADIATOR<br />
MESIN TEMPUR<br />
UNDERGOD<br />
BLEEDING CORPSE<br />
JASAD<br />
TCUKIMAY</p>
<p>Selain di omuniuum, tiket presale bisa di beli di:</p>
<p>ROCK n REBEL, HELICON, FICTION SHOP Jatinangor, CHRONIC ROCK, DS Kaset, AESTHETICS Kolmas Cimahi, SERAK, BEDOG CEPOT, ERRORRIZER,  RIOTIC, DEEP INSIGHT, PIECES Cimahi &#8211; Ujung Berung, REMAINS, SURGA DISTRO, DARK CASTLE, KAHOT, CODENINE, HELL VS HEAVEN Riung Bandung, BLACKBALL Lembang, Peang BENGAL Bdg Barat, HEADBANGER Sukabumi, TERRUSICK Cianjur, SOUL NOISE Cililin, DAHMER Garut, dll</p>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://omuniuum.net/hellprint-united-day/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Single &#124; Off Her Love Letter &#124; Melancholic Bitch</title>
		<link>http://omuniuum.net/press-release-off-her-love-letter-melancholic-bitch/</link>
		<comments>http://omuniuum.net/press-release-off-her-love-letter-melancholic-bitch/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Nov 2011 17:16:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>boit</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[anamnesis]]></category>
		<category><![CDATA[Melancholic Bitch]]></category>
		<category><![CDATA[re-anamnesis]]></category>
		<category><![CDATA[single]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://omuniuum.net/?p=3178</guid>
		<description><![CDATA[Off Her Love Letter &#124; Melancholic Bitch Semacam Pengantar Kelahiran Kembali Anamnesis Mari kita sedikit bercerita. 2003 EP Live ndalem Joyokusuman rilis. Ada 5 lagu cikal bakal Anamnesis. 2004 adalah tahun kelahiran Anamnesis yang sesungguhnya. Album pertama Melancholic Bitch. Konser Beta Satin Merah. LIP. Akhir Maret 2004, menandai lahirnya Anamnesis. Tidak banyak yang mengira termasuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p><a href="http://www.facebook.com/melancholicb1tch"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3179" title="cover single" src="http://omuniuum.net/wp-content/uploads/2011/11/cover-single-300x300.jpg" alt="" width="300" height="300" /></a></p>
<p>Off Her Love Letter | Melancholic Bitch<br />
Semacam Pengantar Kelahiran Kembali Anamnesis</p>
<p>Mari kita sedikit bercerita.<br />
2003 EP Live ndalem Joyokusuman rilis. Ada 5 lagu cikal bakal Anamnesis.</p>
<p style="text-align: justify;">2004 adalah tahun kelahiran Anamnesis yang sesungguhnya. Album pertama Melancholic Bitch.</p>
<p style="text-align: justify;">Konser Beta Satin Merah. LIP. Akhir Maret 2004, menandai lahirnya Anamnesis. Tidak banyak yang mengira termasuk bandnya sendiri kalau malam itu mereka menera dan meniupkan nafas untuk sesuatu yang hidup dan melewati jaman.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada tahun itu, karena banyak keterbatasan, Anamnesis hanya dirilis dalam bentuk kaset yang jumlahnya terbatas dan sempat dirilis dalam bentuk CD juga dalam jumlah yang sangat sedikit. Nah, bisa jadi keberadaan rilisan fisik yang sangat sedikit itu membuat album ini hanya terdengar samar-samar dan menjadi dongeng yang tercantum di diskografi mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">Dongengnya berupa 11 lagu file MP3 yang beredar dari flashdisk ke komputer ke player dan seterusnya karena (akhirnya) dibagikan sendiri oleh bandnya juga karena begitu koneksi internet mulai jadi keseharian, banyak penggemar bandel yang dengan cueknya berbagi link-link unduhan entah legal atau tidak. Salah satu penggemarnya ada yang bilang, mengajak mendengarkan itu demi album dan bandnya tetap hidup.</p>
<p style="text-align: justify;">Sesudah rilisan fisik habis, tak ada catatan yang jelas tentang keberadaan Anamnesis karena situs bandnya yang hidup segan dan akhirnya mati. Anamnesis terus hidup dari cerita, dongeng dan mitos tentang keberadaan Melancholic Bitch sampai kemudian mereka merilis album kedua Balada Joni dan Susi.</p>
<p style="text-align: justify;">November 2009, pada saat launching Balada Joni dan Susi (BJS), Leliyani Hermiasih dikenal juga dengan nama panggung Frau, seorang solois perempuan dari Yogyakarta, diminta oleh Melancholic Bitch untuk membantu membawakan lagu &#8220;Sepasang Kekasih yang Pertama Bercinta di Luar Angkasa&#8221; dari Album Anamnesis sebagai pembuka repertoar konser BJS. Dentingan piano, suara Frau dan Ugoran Prasad pada malam itu membuat dongeng tentang Anamnesis ini makin kuat keberadaannya. Apalagi ketika Frau memasukan lagu itu di album miliknya, Starlit Carroussel yang dirilis pada tahun 2010. Banyak yang penasaran dengan lagu versi asli dari Melancholic Bitch, banyak juga yang percaya bahwa lagu ini milik Frau dan Ugoran hanya seorang lelaki beruntung yang diajak Frau untuk berduet.</p>
<p style="text-align: justify;">November 2011. Sebuah kabar menyapa. Tampaknya, dongeng ini bisa menjadi nyata.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebuah email mampir di malam hari, mengajak untuk menulis pengantar perkenalan lagi dengan Anamnesis. Tugasnya berupa menulis ajakan untuk mendengarkan sebuah lagu sebelum bertemu dengan wujud sesungguhnya dari dongeng yang selama ini terdengar samar.</p>
<p style="text-align: justify;">Single yang pertama dipilih untuk dirilis sebelum album penuhnya nanti adalah Off to Her Love Letter. Untuk yang sudah mendengar lagu ini selama bertahun-tahun, jangan takut, versinya sangat berbeda dengan yang ada sebelumnya, di sini gantian para lelaki Melancholic Bitch yang mengajak Frau mendampingi mereka bernyanyi.</p>
<p style="text-align: justify;">Liriknya pendek dan pedih.</p>
<address><em>wake up, don’t you hide now. sometime this morning someone, takes you on the run. breathe up all you can somehow, sometime this morning someone will take you run. takes you run.</em></address>
<address><em>takes you on the run, you can.</em></address>
<address><em>(somebody someone to feel you, to heal you, somebody someone to kill you, ever and ever)</em></address>
<address> </address>
<p style="text-align: justify;">Anamnesis yang artinya mengumpulkan ingatan masa lalu atau mengembalikan kenangan, diterjemahkan dengan lirik-lirik yang penuh kesedihan. Ditulis berbahasa Inggris dan berbahasa Indonesia, Melancholic Bitch mengantarkan melankoli dan ingatan posesif tentang cinta dan menyanyikannya tanpa terdengar cengeng sama sekali.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagi yang sudah pernah mendengarkan album ini tentu sudah tahu betapa adiktifnya lagu-lagu mereka dan pasti ingin mendengar versi barunya. Bagi yang belum, silakan dengarkan dan temukan jawaban mengapa album ini bisa bertahan sekian lama di playlist banyak orang.</p>
<p style="text-align: justify;">Mari mengunduh dulu sebelum nanti siap-siap membeli rilisan fisiknya dan mendengar album penuh beserta banyak kejutan yang menyertainya. Mari kita gumamkan dan teriakan lagi kerinduan untuk melihat mereka pentas lagi. Ouch.  (<em><strong>Boit</strong></em>)</p>
<address style="text-align: justify;"> </address>
<p style="text-align: justify;">Silakan klik untuk mendengarkan</p>
<address><object height="81" width="100%"><param name="movie" value="http://player.soundcloud.com/player.swf?url=http%3A%2F%2Fapi.soundcloud.com%2Ftracks%2F28311246&amp;g=1&amp;auto_play=&amp;show_comments=&amp;color=&amp;theme_color="></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param><embed allowscriptaccess="always" height="81" src="http://player.soundcloud.com/player.swf?url=http%3A%2F%2Fapi.soundcloud.com%2Ftracks%2F28311246&amp;g=1&amp;auto_play=&amp;show_comments=&amp;color=&amp;theme_color=" type="application/x-shockwave-flash" width="100%"> </embed></object></address>
<p>atau</p>
<p>Silakan klik link berikut untuk download lagunya : <a href="http://www.mediafire.com/?olbscj537co7nl7" target="_blank">Off Her Love Letter </a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>Melancholic Bitch:</em><br />
<em>Yosef Herman Susilo (Electric-Acoustic Guitar, Mix-Engineer), Ugoran Prasad (Voice, Lyric), Teguh Hari Prasetya (Bass, Keyboard), Yennu Ariendra (Electric Guitar, Synth, Laptop), Septian Dwirima (Percussion, Laptop); Collaborating Artist for BJS: The Wiryo Pierna Haris (guitar), Richardus Ardita (bass, voice), and Andy Xeno Aji (graphic, drawing).</em></p>
<p><em>Kontak Melancholic bitch di :</em><br />
<em>+62818259625 [yopie]</em><br />
<em>Management </em><br />
<em>OJie Adrianto Subroto</em><br />
<em>08156898423</em><br />
<em>mimelbi@gmail.com</em><br />
<em></em></p>
<address><em><br />
Facebook:</em></address>
<address><em>http://www.facebook.com/melancholicb1tch</em></address>
<p><em><br />
</em></p>
<p><em>Twitter:</em><br />
<em>http://www.twitter.com/simelbi</em><br />
<em><br />
</em><em>Web:</em><br />
<em>http://melancholicbitch.co.cc</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://omuniuum.net/press-release-off-her-love-letter-melancholic-bitch/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>A Tribute To Koil Vol.ll Pemberontakan Norma</title>
		<link>http://omuniuum.net/a-tribute-to-koil-vol-ll-pemberontakan-norma/</link>
		<comments>http://omuniuum.net/a-tribute-to-koil-vol-ll-pemberontakan-norma/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Nov 2011 13:18:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>boit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[fans koil]]></category>
		<category><![CDATA[megaloblast]]></category>
		<category><![CDATA[tribute to koil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://omuniuum.net/?p=3173</guid>
		<description><![CDATA[Hey! Kalau kata Wiro Sableng diatas langit masih ada langit, kalo kata para penggemar Koil, setelah ada volume satu pasti ada volume dua. Jadi setelah  KAMI PERCAYA KAUPUN TERBAKAR JUGA. Tribute to Koil vol. I, sekarang sudah ada PEMBERONTAKAN NORMA. Tribute To Koil Vol.ll. Silakan simak sepak terjang eh download lagu-lagunya di Blog Fans Koil, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p><a href="http://megaloblast.blogspot.com"><img class="aligncenter size-full wp-image-3174" title="Tribute to Koil 2" src="http://omuniuum.net/wp-content/uploads/2011/11/tribute-2.jpg" alt="" width="500" height="342" /></a>Hey!</p>
<p>Kalau kata Wiro Sableng diatas langit masih ada langit, kalo kata para penggemar Koil, setelah ada volume satu pasti ada volume dua.</p>
<p>Jadi setelah  <em>KAMI PERCAYA KAUPUN TERBAKAR JUGA. Tribute to Koil vol. I</em>, sekarang sudah ada<em> PEMBERONTAKAN NORMA. Tribute To Koil Vol.ll.</em></p>
<p>Silakan simak sepak terjang eh download lagu-lagunya di Blog Fans Koil, <a title="Megaloblast" href="http://megaloblast.blogspot.com" target="_blank">Megaloblast</a>.</p>
<p>Vive Le Koil!</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://omuniuum.net/a-tribute-to-koil-vol-ll-pemberontakan-norma/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pers Rilis &#124; Forgotten: Laras Perlaya</title>
		<link>http://omuniuum.net/pers-rilis-forgotten-laras-perlaya/</link>
		<comments>http://omuniuum.net/pers-rilis-forgotten-laras-perlaya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Nov 2011 10:38:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>boit</dc:creator>
				<category><![CDATA[cd]]></category>
		<category><![CDATA[forgotten]]></category>
		<category><![CDATA[Laras Perlaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://omuniuum.net/?p=3135</guid>
		<description><![CDATA[&#8216;Laras Perlaya&#8217; adalah titel dari album baru Forgotten yang dirilis oleh Rock Records pada tahun 2011. Album ini adalah album ke 5 bagi Forgotten yang telah berdiri sejak tahun 1994. Bermaterikan 10 lagu yang direkam di Masterplan Recording Chamber Studio sedangkan untuk tahap mixing dan mastering dilakukan di Dialog Studio, Bandung. Aransemen pada komposisi lagu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p style="text-align: justify;"><a href="http://omuniuum.net/pers-rilis-forgotten-laras-perlaya/forgotten-2/" rel="attachment wp-att-3142"><img class="aligncenter size-full wp-image-3142" title="Forgotten" src="http://omuniuum.net/wp-content/uploads/2011/11/Forgotten.jpg" alt="" width="350" height="527" /></a>&#8216;Laras Perlaya&#8217; adalah titel dari album baru Forgotten yang dirilis oleh Rock Records pada tahun 2011. Album ini adalah album ke 5 bagi Forgotten yang telah berdiri sejak tahun 1994. Bermaterikan 10 lagu yang direkam di Masterplan Recording Chamber Studio sedangkan untuk tahap mixing dan mastering dilakukan di Dialog Studio, Bandung. Aransemen pada komposisi lagu pada album kelima ini masih tetap dengan genre death metal yang progresif. Yang membuat album ini menjadi berbeda dengan album sebelumnya adalah adanya kolaborasi Forgotten dengan musisi tradisional sunda yang memainkan kesenian tarawangsa dan beluk.</p>
<p><a href="http://www.flickr.com/photos/omuniuum/6217321288/"><img class="aligncenter" title="laras perlaya" src="http://omuniuum.net/wp-content/uploads/2011/11/laras-perlaya.jpg" alt="" width="350" height="350" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Di tanah Pasundan, keberadaan Tarawangsa lebih tua umurnya daripada rebab. Dalam naskah kuno Sewaka Darma (abad ke-18), menyebutkan Tarawangsa sebagai nama alat musik. Kesenian Tarawangsa dimainkan oleh dua instrument yaitu Tarawangsa dan Jentreng. Tarawangsa adalah sejenis alat musik gesek yang prinsip memainkannya mirip dengan alat musik rebab. Akan tetapi yang digesek hanya satu dawai, yakni dawai yang paling dekat kepada pemain sementara dawai yang satunya lagi dimainkan dengan cara dipetik dengan jari telunjuk tangan kiri. Jentreng adalah sejenis kecapi kecil dengan tujuh dawai. Seniman yang dilibatkan adalah Kang Asep dan Kang Jaja dari daerah Ranca Kalong, Sumedang. Kesenian Tarawangsa biasanya ditampilkan pada upacara-upacara sakral tertentu yang berkaitan dengan pemujaan kepada alam dan arwah leluhur.</p>
<p style="text-align: justify;">Kata beluk berasal dari kata ba dan aluk. Ba artinya besar dan aluk artinya &#8216;gorowok&#8217; atau dalam bahasa Indonesia `berteriak&#8217;. Berbeda dengan “nembang” atau seni suara yang lainnya, kesenian Beluk tidak ‘menembangkan’ atau menyanyikan syair yang digunakan, tetapi hanya membaca dengan memainkan tinggi-rendahnya frekuensi suara. Seni Beluk merupakan sajian sekar berirama bebas atau merdeka. Salah seorang maestro Beluk yang dilibatkan adalah Mang Ayi yang berasal dari kota Subang, Jawa Barat.  Syair yang dilantunkan adalah jenis Wawacan (hikayat/cerita) yang dibawakan seperti kita jumpai dalam berbagai pupuh mulai dari pembukaan sampai pada penutupan seperti: Pupuh Kinanti, Asmaradana, Pucung, Dangdanggula, Balabak, Magatru, Mijil, Ladrang, dan sebagainya.</p>
<p style="text-align: justify;">Jenis wawacan yang disampaikan juru beluk tergantung apa yang dikuasainya seperti Babar Nabi, Barjah, Amungsari, Jayalalana, Natasukma, Mahabarata, Mundinglaya, Lutung Kasarung, Ciung Wanara, dan sebagainya. Menurut Mang Ayi seni beluk di daerah Subang pada awalnya digunakan untuk  memberikan perintah pada kerbau ketika membajak sawah. Para petani jaman dahulu ketika membajak sawah biasanya melantunkan beluk untuk mengarahkan laju dan gerakan kerbau.</p>
<p style="text-align: justify;">‘Laras Perlaya’ diambil dari kata bahasa sunda yang mempunyai makna ‘lagu kematian’. Tema yang diusung di album ini adalah bercerita tentang kematian dan hancurnya tatanan nilai-nilai kemanusian yang diakibatkan oleh makin menguatnya gerakan fundamentalisme dan fasisme yang mengatasnamakan agama, politik dan kekuasaan golongan tertentu. Dalam pengemasan album ini juga ikut disertakan sebuah novel yang dilengkapi dengan ilustrasi engraving karya Dinan Art yang memberikan penjabaran terhadap setiap makna lirik yang sarat dengan kalimat sarkas.</p>
<address><em>Kontak Manajemen:</em><br />
<em> Indira 0818612793</em><br />
<em> http://www.facebook.com/666forgotten666</em><br />
<em> http://www.reverbnation.com/forgotten666</em></address>
<address> </address>
<p><em>*Album Forgotten Laras Perlaya seharga Rp 75,000 bisa didapatkan di: Omuniuum, Remains, Arena </em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://omuniuum.net/pers-rilis-forgotten-laras-perlaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

