Record Store Day Bandung 2017

Kiputih Satu, Jl. Kiputih no. 1 Ciumbuleuit, Bandung

22 April 2017

12.00 – 21.00

Penampil: Polyester Embassy, Deugalih, Sisir Tanah, Under  The Big Bright Yellow Sun, Collapse

#rsdbdg2017 #recordstoreday #rsdindonesia #rsdindonesia2017

Poster Artwork: @masqoi

 

Tahun ke-10 Record Store Day, Tahun ke-5 Kami Ikut Merayakannya

Secara global, acara Record Store Day yang awalnya digagas di konvensi para pemilik toko rilisan fisik independen di Amerika memasuki tahun ke 10. Perayaan yang kami adakan setiap tahun di Bandung memasuki tahun ke-5 setelah pertama kali diadakan pada tahun 2013 dan kami selalu menikmati perayaan setiap tahunnya.

Setiap kali RSD diadakan, kami sangat senang melihat teman-teman penikmat rilisan fisik datang dan berinteraksi dengan para penjual rilisan, para kolega yang bisa bersilaturahmi hari itu, para penampil yang dengan senang hati memenuhi undangan untuk berdendang, juga band dan label yang selalu berusaha merilis karya demi mendukung keberlangsungan ekosistem skena musik independen.

Kami ingin kembali mengingatkan bahwa record store day adalah hari toko rilisan fisik. Hari yang dibuat untuk menarik teman-teman kembali mengingat pentingnya fungsi toko sebagai tempat distribusi rilisan fisik sebagai pendukung ekosistem dari skena musik tempat kita hidup sampai hari ini. Hari yang kemudian menjadi penting untuk bisa merayakan musik dan segala hal fisik yang berhubungan dengannya.

Tahun ini, pada hari Sabtu, 22 April 2017 kami mengajak teman-teman untuk piknik ke sebuah tempat baru di bilangan Ciumbuleuit, Kiputih Satu, yang terletak di Jl. Kiputih no. 1 Ciumbuleuit Bandung. Sebuah kafe dengan suasana yang hangat dan halaman belakang yang mengasyikan, tempat bernaungnya Keep Keep Musik, sebuah record store independen yang baru saja buka tahun lalu.

Akan ada penampilan dari Sisir Tanah, band dari Jogjakarta yang sedang melakukan tour keliling Jawa dalam rangka promo albumnya, WOH. Deugalih yang hari itu akan merilis album solonya, Tanahku Tidak Dijual. Polyester Embassy yang merilis EP 12″ Since Tomorrow. Collapse akan merilis Grief Deluxe 10″ dan Under The Big Bright Yellow Sun yang merilis Album Quintessential Turmoil dalam bentuk kaset.

Selain itu nanti akan ada lapakan dari Estafet, Quickening, Hearing Eye Records, Royal Yawns, Sadda Record, FFWD, Tulus Company, Mayatchism X Morrg, Monsterstress, Omuniuum, Keep Keep Musik, Disaster Records, Norrm dan lain sebagainya.

Selain rilisan dari para penampil tentu saja akan ada rilisan lain yang bisa didapatkan nanti pada saat #rsdbdg2017, teman-teman bisa mengikuti beritanya dengan mencari hashtag #rsdbdg2017 di Instagram.

Jadi, mari kita merayakan musik bersama, menyisihkan uang saku untuk membeli rilisan yang disukai, dan bersenang-senang bersama. Sampai jumpa di venue!

Berjumpa dengan Galih, artinya bertemu dengan energi yang meloncat-loncat. Sebentar dia akan bicara soal rencananya tentang album, lalu berpindah obrolan tentang keinginannya membuat video, pindah cerita lagi soal tema apa yang ingin dia angkat kali ini. Rencananya banyak, semua bermuara pada satu hal, album solo baru yang sedang ia garap, TanahkuTidak Dijual. Mengangkat tema Tanah, yang merupakan kelanjutan dari tema Air yang ia tuangkan bersama bandnya, Deugalih & Folk dalam album Anak Sungai, kali ini Galih ingin berjalan sendiri dengan nama Deugalih. Proses pembuatan albumnya sudah berjalan selama dua tahun sebelum akhirnya ia merangkum semuanya dalam 14 lagu, direkam dengan cara satu kali take di studio yang menghabiskan waktu hanya dua hari.

“Album ini temanya berat sekali tapi saya ingin membuat ini menjadi sesuatu yang remeh.” begitu katanya. Semua liriknya pendek tapi di dalamnya ada begitu banyak cerita dan harapan. Tentang pulang ke kampung halaman, tentang tanah yang selalu menjadi perebutan kekuasaan, modal yang berputar di kota, TKI, Papua, Kendeng, Batang dan banyak lainnya, ada di album ini. “Saya muak dengan banyak hal di Indonesia tapi sekaligus juga tahu bahwa menghadapi banyak hal di sini, tidak bisa hanya dengan kemarahan. Harus dengan banyak humor, melemparkan pemikiran kecil ke banyak kawan, dan semoga album ini menjadi jalan untuk membuka pemikiran orang yang mendengarkan, bahwa tanah kita ini selalu menghadapi ancaman, di mana pun kita berada.” Tanahku Tidak Dijual akan rilis dalam waktu dekat. Berikut ini adalah single dari album tersebut, Di Kampungku.

Di Kampungku Di kampungku, banyak sawah, ibu menunggu. Di kampungku, tetangga ramah, doa ibuku. Wajar saja kalau aku ingin pulang, Wajar saja kalau jadi ingin pulang.

Lirik & Musik: Deugalih Foto: Sandy Usenk Jayasaputra Desain layout: Feransis Kontak: 087875794566, deugalih@gmail.com Deugalih, Omu Recs, 2017

Tentang Deugalih Deugalih ialah  Galih Su, mengawali perjalanan musiknya tidak sebagai musisi, namun scenester. Dia mulai aktif mendongeng sekaligus  bermusik untuk menyalurkan rasa gelisah atas kondisi sosial, budaya dan lingkungan di tanah air. Pada tahun 2015, Galih sempat membuat album Anak Sungai bersama bandnya, Deugalih & Folks. Selain itu dia adalah salah seorang yang aktif di skena folk sejak 2002 bersama WastedRockers sebagai partner in crime dalam membuat gigs. RedNeck, Three Days Blues Plus, Uma Huma dan lain sebagainya adalah gigs yang dibuat oleh mereka sirka 2002-2011. Sekarang Galih aktif mengajar di sebuah sekolah swasta di Jogjakarta sembari tetap memainkan musiknya. Tanahku Tidak Dijual adalah album solo pertamanya.

 

G Production mempersembahkan Konser Tentang Rasa – FRAU Rabu, 20 Januari 2016 | 19.30 WIB

Gedung Kesenian Jakarta

Jl Gedung Kesenian No 1

Jakarta Pusat

 

Tiket Info:

Kategori I : Rp 175.000

Kategori II : Rp 150.000

Kategori III : Rp 125.000

 

Bandung:

Omuniuum

Jl Ciumbuleuit 151B, lt 2

022-2038279 / 087821836088

Omuniuum@gmail.com

 

Kuota tiket yang tersedia di Omuniuum untuk kursi dengan warna Biru:

  • Tiket Kategori I untuk baris/row B – I bagian kiri
  • Tiket Kategori II untuk baris/row L – S bagian kiri
  • Tiket Kategori III untuk baris/row AA & BB

 

13.01.2016 Teater Besar, Jakarta

Taman Ismail Marzuki, Jalan Cikini Raya No.73, Jakarta 10330

VIP: Rp 250.000,- Kelas 1: Rp 200.000,- Kelas 2: Rp 160,000,- Kelas 3: Rp 120.000,-

Penjualan tiket 28 Desember 2015 hingga tiket habis Jakarta: tiket.sinestesia@gmail.com Bandung: Omuniuum Store / omuniuum@gmail.com

01

Tata cara pembelian tiket

1. Satu orang dapat membeli MAKSIMAL empat tiket.


2. Tiket dapat dibeli di: BANDUNG, melalui Omuniuum (langsung datang ke toko atau email: omuniuum@gmail.com) JAKARTA, melalui Jangan Marah Records (email: tiket.sinestesia@gmail.com)


3. Untuk pembelian tiket online, harap perhatikan hal-hal berikut:

Cantumkan data pemesanan: Nama – No. Telp – No. KTP / tanda pengenal – Kategori Tiket – Jumlah Tiket.


Dalam waktu 1 x 24 jam, Admin akan mengirimkan instruksi pembayaran dan harap lakukan pembayaran maksimal 1 x 24 jam. Apabila lebih dari 1 x 24 jam, maka pemesanan Anda dianggap hangus.


Setelah melakukan konfirmasi pembayaran, admin akan mengirimkan tanda terima & kode reservasi tiket yang berlaku sebagai kuitansi pembayaran.


Jika Anda tidak menerima tanda terima & kode reservasi tiket hingga tiga (3) hari kerja (tidak termasuk hari libur atau Minggu), harap periksa juga folder spam atau segera email kami.


4. Untuk pembelian tiket secara langsung:

Silakan datang ke Omuniuum, Jalan Ciumbuleuit 151 B Lantai 2 Bandung dengan jam buka Senin – Sabtu, pukul 10.00 – 21.00.


Isi form & kode reservasi tiket yang akan diberikan oleh Omuniuum.


Pembayaran hanya bisa dilakukan secara tunai.


5. Simpan / cetak tanda terima / form & kode reservasi tiket untuk ditukarkan dengan tiket asli pada hari konser, mulai pukul 10.00 – 19.30 di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki. Harap bawa KTP / tanda pengenal saat menukarkan tiket.


6. Tiket tidak dapat ditukar dan diuangkan kembali dengan alasan apapun.

02

fortune

 

““Aku bukan seorang penyair, sebut aja aku seorang yang gemar bercerita. Dan tentu saja, aku terlalu ketagihan untuk membaginya denganmu. Berawal dari coretan-coretan kutentang mimpi, harapan, angan, lahirlah beberapa kenyataan dalam tulisan-tulisanku yang saat membukanya berhasil membuatku kembali ke dalam masa-masaitu. Hidupku tak sangat istimewa, tapi aku membuatnya terasa istimewa hingga tak sempat memuntahkannya langsung didepanmu. Kutulis semua ketidakistimewaan ini dalam catatan-catatankecil yang kuhimpun selama hidupku dalam Catatan Hitam” – Risa Saraswati

Preorder

Paket ekslusif berupa boxset  yang berisi fortune stick (tongkat ramal harian berisi kutipan dari buku), totebag wellborn dan buku Catatan Hitam bertandatangan Risa Saraswati.

Harga: Rp 300,000 (belum termasuk ongkir)

Preorder akan di buka sepanjang bulan februari sampai kuota habis dan terbatas hanya 100 Paket. Pengiriman boxset akan dimulai pada bulan maret 2015.

Pemesanan via sms ke 087821836088| nama | alamat | pesanan

Pemesanan via email ke omuniuum@gmail.com | nama | alamat | pesanan | no. telp|

 

2014. Benji, salah seorang penulis kami menghubungi untuk bilang bahwa tahun ini dia tidak sanggup menulis tentang rilisan lokal. Ada sih beberapa yang nyangkut tapi ga ada yang cukup menggigit katanya dan kami mengamini hal itu. Bukannya kami tidak mendengarkan rilisan lokal tapi rasanya banyak band sedang sibuk merayakan bentuk baru dari rilisan fisik (dan maafkanlah kami yang terlalu malas untuk mengejar-ngejar semua rilisan) jadilah kami cukup terbelakang dalam menghadapi keriaan dalam gegap gempita skena tahun ini.  Kali ini kami menghadirkan album metal terbaik versi bule yang kami simak sepanjang tahun ini semoga berkenan.

Selamat menyimak, selamat tahun baru 2015 semoga makin banyak rejeki! :)

—–

Album-album Metal Terbaik 2014

Benji

Ehem, hai.Gimana kabarnya nich? Jangan 1) lupa makan ya 2) begadang ya 3) dst., hehe hhe hh. Seperti halnya sapaan dan imbauan basa-basi yang diulang-ulang, dengan alasan yang kurang lebih sama, maka kebiasaan mengumpulkan album-album (dan EP) terbaik pun mesti diulang setiap akhir tahun menjelang. Lumrahnya, saya menuliskan rilisan-rilisan lokal terbaik di sini, Omuniuum.net, dan menuliskan seadanya mengenai album-album internasional pilihan di blog saya. Tapi dengan sedikit sekali rilisan lokal tahun ini yang beririsan dengan selera pribadi, maka kumpulan album-album metal terbaik dan dipisah berdasarkan kategori yang saya karang sendiri dan genre (yang saya simpulkan sendiri) lah,yang akan kamu temukan di sini.

Mumpung belum terlalu jauh, saya ingatkan bahwa tidak ada album death metal, metalcore, thrash metal, raw black metal, dsb.. , di daftar ini (“ih apaan”, “nga metal u, brad??”, dll. silakan) karena memang saya tidak cukup sering mendengarkan musik-musik tersebut. Kalau tidak ada, lalu apa? Ya, ada aja lah pokoknya.Lumayan banyaknya nama yang akan kamu temukan di daftar ini juga akan membuat saya menahan diri untuk mengulas terlalu mendetail, sekaligus sebagai saran agar lebih baik kamu dengarkan (jika belum) sendiri lebih lanjut.

28-08 1000

#supergodblessbdg

Live Concert To Commemorate 41th God Bless.

Dalam pentasnya nanti, God Bless berencana untuk mengajak para mantan personil mereka seperti Eet Sjahranie (gitar), Yockie Suryoprayogo (kibor), dan Teddy Sujaya (drum) guna diajak berkolaborasi membawakan hits-hits God Bless diatas panggung. God Bless memilih Convention Hall, Harris Hotel Bandung, sebagai tempat pelaksanaannya.

Harga  Tiket Rp 100.000,- (Silver), Rp 300.000,- (Gold), dan Rp 500.000,- (Platinum).

Tiket bisa diperoleh langsung di Omuniuum atau bagi teman-teman di luar kota, bisa pesan via sms atau emailnya kita, jangan lupa sertakan nama, no id, alamat dan jumlah tiket yang mau dibeli.

– Omuniuum

Jl. Ciumbuleuit 151 B lt. 2 Bdg 40141 // 022-2038279 // 087821836088 // omuniuum@gmail.com